- Cerita Seekor Semut Berusia 40 Juta Tahun Yang Tersembunyi Dalam Amber Goethe
- Masih Berpikir Air Kemasan Lebih Bersih Dibanding Air Keran Yang Diolah?
- Ampas Kopi Ternyata Bisa Menghilangkan Logam Beracun Dari Air Yang Terkontaminasi
- Senyawa Lidah Buaya Dapat Membantu Mengobati Penyakit Alzheimer
- Tiga Siswa SMA Asal Bandung Raih Juara Change It Challenge dari Monash University
- Terapkan Komitmen Keberlanjutan, PT IKD Resmikan PLTS Atap 10 MWP, Terbesar di Sumatera Utara
- Indonesia Targetkan Pembangunan Proyek Listrik Tenaga Nuklir 7 GW pada 2034
- 5 Jenis Pertanian Perkotaan di Lahan Sempit, Bisa Mendatangkan Cuan
- Kenali Gejala Penyakit Liver Sejak Dini Pada Orangtua
- Cafe Jamu Indonesia, Dari Warisan Leluhur ke Masa Depan Kesehatan Global
Ampas Kopi Ternyata Bisa Menghilangkan Logam Beracun Dari Air Yang Terkontaminasi
Kopi adalah salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia

Keterangan Gambar : Limbah kopi ternyata sangat berguna untuk membantu menghilangkan logam beracun dari air
Bukan rahasia lagi jika jutaan orang di dunia akan memulai hari dengan menyeruput secangkir kopi. Tapi pernahkan kamu berpikir, ke mana ampas kopi setelah diseduh? Sebagian besar akan berakhir di tempat sampah.
Ternyata, ampas kopi masih sangat bermanfaat lho. Sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Loughborough, Inggris, menunjukkan bahwa ampas kopi yang dianggap limbah sehari-hari itu ternyata dapat diubah menjadi alat yang ampuh dan murah untuk membersihkan air yang terkontaminasi.
Baca Lainnya :
- Senyawa Lidah Buaya Dapat Membantu Mengobati Penyakit Alzheimer0
- Tiga Siswa SMA Asal Bandung Raih Juara Change It Challenge dari Monash University 0
- Terapkan Komitmen Keberlanjutan, PT IKD Resmikan PLTS Atap 10 MWP, Terbesar di Sumatera Utara0
- Indonesia Targetkan Pembangunan Proyek Listrik Tenaga Nuklir 7 GW pada 20340
- 5 Jenis Pertanian Perkotaan di Lahan Sempit, Bisa Mendatangkan Cuan0
Dalam dua penelitian yang diterbitkan Biomass and Bioenergy dan Clean Technologies, para peneliti memperlihatkan bagaimana ampas kopi dapat menghilangkan logam berat berbahaya seperti timbal, tembaga, dan seng dari air. Logam-logam ini adalah polutan umum dari aktivitas industri dan dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan manusia dan lingkungan.
Kopi adalah salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Setidaknya secara global sekarang melebihi 176 juta tas besar setiap tahun, dan jumlah itu terus bertambah. Tentu saja akan menyebabkan jumlah ampas kopi yang juga besar. Padahal, ampas kopi kaya akan bahan organik dan berpori secara alami, yang membuatnya sangat cocok untuk menyerap polutan dari air.
Tim peneliti yang bekerja sama dengan kolaborator dari Universitas Hindu Banaras di India, mengeksplorasi dua cara utama menggunakan limbah kopi. Dalam satu penelitian, mereka memanaskan bubuk kopi bekas yang dikumpulkan dari kafetaria universitas untuk membuat biochar, bahan kaya karbon yang sering digunakan dalam pertanian.
Dengan mengontrol suhu dan waktu pemanasan dengan hati-hati, para peneliti menghasilkan bahan yang sangat berpori dan sangat efektif dalam menjebak logam berat. Biochar mampu menghilangkan hingga 98 persen timbal dari air yang terkontaminasi, mengandung hampir lima miligram timbal per gram bahan.
Dalam studi kedua, tim menunjukkan bahwa limbah kopi tidak selalu membutuhkan pemrosesan tambahan. Bubuk kopi mentah yang tidak diolah mampu menghilangkan tembaga dan seng dari air, terutama ketika konsentrasi logam relatif rendah.
Metode ini lebih murah dan sederhana, karena tidak membutuhkan energi tambahan atau perawatan kimia. Para peneliti juga menguji kombinasi limbah kopi dengan bahan alami lainnya, seperti sekam padi. Mereka menemukan bahwa sementara bubuk kopi mentah bekerja paling baik pada tingkat polusi rendah, campuran berkinerja sedikit lebih baik ketika konsentrasi logam lebih tinggi. Dalam banyak kasus, lebih dari 96 persen logam dapat dihilangkan dari air.
Monika Mahajan, peneliti utama dari salah satu studi mengatakan bahwa penelitian tersebut menunjukkan bagaimana produk limbah umum dapat diubah menjadi sesuatu yang berharga. Dengan menjaga prosesnya tetap terjangkau dan ramah lingkungan, tim menunjukkan solusi praktis untuk masalah pengolahan air.
Sedangkan Basmah Bushra yang memimpin studi kedua, menekankan pesan yang lebih luas. Bahan yang sering kita buang dapat memainkan peran penting dalam mengurangi polusi dan mengurangi tekanan pada tempat pembuangan sampah. Mengubah limbah menjadi sumber daya yang berguna adalah contoh yang jelas dari pemikiran ekonomi sirkular.
Temuan ini sekaligus membuktikan bahwa limbah kopi sangat berguna untuk lingkungan ketimbang dibuang di tempat sampah. Ini merupakan solusi ramah lingkungan dengan menggunakan sesuatu yang sudah dikonsumsi orang setiap hari.
.jpg)
1.jpg)

.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

