- Polusi Udara Meningkatkan Risiko dan Memperburuk Kondisi Penderita MND
- Sistem Pertahanan Tubuh Dapat Menentukan Seberapa Sakit Kita Saat Terserang Flu
- Aspek Hukum Clear, KPK Dukung KemenPKP Optimalkan Lahan Meikarta untuk Rusun Bersubsidi
- BRIN - OceanX Identifikasi 14 Spesies Megafauna dan Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara
- Bantuan Bencana Sumatera Didominasi Makanan Instan, Kesehatan Anak Jadi Taruhan
- Krisis Makna di Balik Identitas Starbucks di Era Digital
- Mengapa Komunikasi PAM Jaya Perlu Berubah
- Krisis BBM Pertamina, Ketika Reputasi, Identitas, dan Kepercayaan Publik Bertabrakan
- Greenpeace-WALHI: Pencabutan 28 Izin Perusahaan Pasca Banjir Sumatera Harus Transparan dan Tuntas
- KemenPU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Perusahaan Edwin Pranata Minta Bantuan Investor Borong Sarang Walet Rp105 Miliar

Keterangan Gambar : Ilustrasi IPO- Istimewa
JAKARTA- PT Abadi Lestari Indonesia Tbk tengah mencar dana hingga Rp105 miliar untuk membeli sarang burung wallet melalui
penawaran umum perdana saham atau initial
public offering (IPO).
Sementara ini, perseroan telah mendapatkan pernyataan pra efektif dari
OJK untuk melakukan penawaran awal sebanyak-banyak 625 juta saham baru bernominal
Rp50 per lembar atau 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Bagi investor tertarik dapat menawar dengan kisaran harga Rp150-Rp168
per lembar mulai tanggal 24-26 November 2025. Sehingga nilai IPO ini berkisar
Rp93,7 miliar hingga Rp105 miliar.
Baca Lainnya :
- Hilirisasi Timah Jadi Penentu Industrialisasi, MIND ID Diminta Percepat Ekosistem Hilir0
- Indef Takar Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2026 Hanya 5 Persen0
- Perry Warjiyo Dkk Tahan BI Rate di 4,75 Persen 0
- OJK Cap Dormant Bila Rekening Tak Aktif Lebih 1800 Hari0
- Genjot Nilai Tambah dan Manfaat, MIND ID Perkuat Tata Kelola Produksi dan Penjualan0
Rencana ini dapat berjalan mulus jika OJK menyatakan IPO ini efektif
pada tanggal 28 November 2025. Jika sesuai jadwal itu, perseroan bersama
penjamin emisi efek yakni Samuel Sekuritas Indonesia melakukan penawaran umum
pada tanggal 2-4 Desember 2025.
Selanjutnya, dana hasil IPO tersebut digunakan pembelian
sarang burung wallet baik melalui perseroan maupun anak usaha yakni
Realfood Winta Asia.
Sekedar informasi, Perusahaan ini didirikan oleh Edi Haryono dengan setor
modal Rp2,4 miliar. lalu, Budiono setor modal Rp300 juta dan Henry Handoyono
ikut setor modal Rp300 juta pada tanggal 11 Agustus 2014.
Tapi saat penyampaian prospktus IPO, Realco Omega Investama menguasai 97 persen dari total modal disetor
senilai Rp125 miliar. Realco dikuasai 56 persen oleh Edwin Pranata
Dalam prospektus IPO itu juga mencantum penjualan periode Januari-Mei
2025 mencapai Rp231,31 milar dengan laba bersih Rp12,38 miliar. Rasio lancar Perseroan
pada tanggal 31 Mei 2025 adalah sebesar 1,19x. Rasio lancar Perseroan untuk
tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022 masing-masing adalah sebesar 1,03x;
0,97x; dan 0,88x.
Tingkat
Debt Service Coverage Ratio (DSCR) Perseroan pada tanggal 31 Mei 2025 adalah
sebesar 1,87x. Tingkat Debt Service Coverage Ratio (DSCR) Perseroan pada
tanggal 31 Desember 2024, 2023 dan 2022 masing-masing adalah sebesar 1,80x ;
1,46x ; dan 1,75x.
Perseroan Mengakui Pk berhadapan dengan
pemain mapan yang memiliki skala produksi, jaringan distribusi luas, dan
belanja pemasaran signifikan seperti PT
Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), PT Ultrajaya Milk Industry
& Trading Company Tbk (ULTJ), dan PT Kino Indonesia Tbk (KINO).
“Kapabilitas
mereka dalam inovasi produk, penetapan harga, negosiasi kanal ritel/modern
trade, jangkauan digital, dan aktivasi merek menjadi tolok ukur daya saing yang
secara langsung memengaruhi penyerapan produk Perseroan dan Perusahaan Anak,” kutipan prospektus pada e-IPO, Senin(24/11/2025).
.jpg)
1.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)

.jpg)

