Logo Porosbumi
20 Mar 2026,
20 March 2026
LIVE TV

Michael Bambang Hartono, Sang Maestro Bisnis dan Nakhoda Grup Djarum Tutup Usia di Singapura

Yani Andriyansyah 19 Mar 2026, 19:19:04 WIB
Michael Bambang Hartono, Sang Maestro Bisnis dan Nakhoda Grup Djarum Tutup Usia di Singapura
(foto:X)

Dunia bisnis dan olahraga Indonesia berduka. Salah satu pengusaha paling berpengaruh di Tanah Air, Michael Bambang Hartono, berpulang ke pangkuan Sang Pencipta, Kamis, 19 Maret 2026, pukul 13.15 waktu Singapura. Kabar duka ini dikonfirmasi langsung Corporate Communication Senior Manager Grup Djarum, Budi Darmawan, yang menyebutkan bahwa keluarga saat ini tengah dalam proses pengurusan jenazah almarhum.


Nama Michael Bambang Hartono tak bisa dilepaskan dari raksasa bisnis Grup Djarum. Bersama sang adik, Robert Budi Hartono, ia adalah nakhoda yang membawa Djarum menjadi konglomerasi besar yang kita kenal sekarang. Lahir di Kudus pada 2 Oktober 1939, Bambang Hartono adalah putra dari Oei Wie Gwan, sang pendiri Djarum. 


Mewarisi semangat juang sang ayah, ia membangun imperium bisnis yang tak hanya berjaya di industri rokok, tetapi juga merambah sektor perbankan, properti, hingga elektronik. Tak heran, namanya selalu langganan masuk daftar orang terkaya di Indonesia versi berbagai lembaga internasional. Ia juga dikenal sebagai sosok yang kokoh memegang prinsip bisnis berbasis keluarga dengan visi jangka panjang yang jauh ke depan.


Namun, Michael Bambang Hartono lebih dari sekadar pengusaha ulung. Ia adalah seorang filantropis sejati yang tak pernah berhenti berkontribusi untuk negeri melalui Djarum Foundation. Yayasan ini menjadi tulang punggung bagi berbagai program pengembangan di bidang pendidikan, lingkungan, budaya, dan tentu saja, olahraga.


Di mata insan olahraga, khususnya bulu tangkis, namanya begitu dihormati. Melalui PB Djarum, ia telah melahirkan deretan atlet nasional berprestasi yang tak terhitung jumlahnya, mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Dedikasi dan komitmennya pada pembinaan atlet muda telah menjadi inspirasi bagi banyak pihak.


Michael Bambang Hartono juga dikenal sebagai seorang atlet kebanggaan Indonesia. Bukan di lapangan bulu tangkis, melainkan di meja bridge. Cabang olahraga kartu yang membutuhkan strategi dan ketajaman berpikir ini adalah passion-nya. Pada 2020, Presiden Joko Widodo bahkan menganugerahinya Satyalancana Dharma Olahraga. 


Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas prestasinya yang gemilang, termasuk meraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia Bridge pada tahun 2008, 2009, dan 2010. Puncaknya, ia bahkan turut serta sebagai kontingen Indonesia di Asian Games 2018, dan berhasil menyabet medali perunggu. Sebuah pencapaian luar biasa yang membuktikan bahwa usia hanyalah angka bagi seorang pejuang sejati.


Kepergian Michael Bambang Hartono meninggalkan duka mendalam, namun warisan semangat, integritas, dan kontribusinya akan selalu hidup dan terus menginspirasi generasi-generasi selanjutnya. Selamat jalan, Michael Bambang Hartono. Karyamu abadi. (yans)

Topik Terkait

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar
```