Logo Porosbumi
29 Mar 2026,
29 March 2026
LIVE TV

6 Hutan di Indonesia Nan Memukau

PorosBumi 29 Mar 2026, 09:37:28 WIB
6 Hutan di Indonesia Nan Memukau

HARI Hutan Sedunia diperingati setiap 21 Maret untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya semua jenis hutan bagi kehidupan, ekosistem, dan penanganan perubahan iklim. Ditetapkan oleh PBB sejak 2012, peringatan ini mendorong aksi nyata seperti penanaman pohon dan kampanye perlindungan hutan dari deforestasi.

Hutan berfungsi sebagai paru-paru dunia, penyerap karbon, penghasil oksigen, sekaligus rumah bagi jutaan spesies flora dan fauna. Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan hutan tropis terbesar di dunia. Pada tahun 2024, Kementerian Kehutanan melaporkan total luas kawasan hutan di Indonesia sekitar 95,5 juta hektar. Luas tersebut setara dengan 51,1% dari jumlah luas daratan Indonesia.

Hutan berperan penting secara ekologis, selain itu hutan juga menjadi aset pariwisata yang bernilai tinggi. Banyak kawasan hutan telah ditetapkan sebagai taman nasional dan destinasi wisata, sehingga masyarakat bisa menikmati keindahan alam sekaligus belajar tentang konservasi.

Berikut kami rangkum beberapa destinasi wisata hutan yang menawan di Indonesia, antara lain:

 

Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan

Wisatawan mendokumentasikan pengamalamnnya di TN Tanjung Puting, sumber: wonderfulimages.kemenpar.go.id

 

Taman nasional yang berada di Kalimantan ini menjadi salah satu wisata yang wajib dikunjungi saat ada di Kalimantan. Terletak di provinsi Kalimantan Tengah, kawasan ini kemudian menjadi Taman Nasional pada 1982. Orangutan adalah magnet bagi para wisatawan yang datang berkunjung. Wisatawan banyak yang datang hanya untuk melihat dan berinteraksi langsung dengan orangutan.

Taman Nasional Ujung Kulon, Banten

TN Ujung Kulon, sumber: kehutanan.go.id

 

Taman Nasional Ujung Kulon merupakan taman nasional pertama di Indonesia dan menjadi situs warisan dunia UNESCO. Ujung Kulon menjadi tempat perlindungan terakhir badak Jawa bercula satu yang terancam punah.

 

Taman Nasional Alas Purwo, Jawa Timur

TN Alas Purwo, sumber: rri.co.id

 

Taman yang terletak di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini memiliki nama Alas Purwo yang secara harfiah berarti “Hutan Purba”. Di sini pengunjung dapat melihat pantai dengan tumbuhan bakau dengan hutan hujan tropis yang alami.

 

Taman Nasional Gunung Leuser, Sumatera

TN Gunung Leuser, sumber: wonderfulimages.kemenpar.go.id

 

Taman Nasional Gunung Leuser berada di dua provinsi paling utara di Pulau Sumatera, yaitu Aceh dan Sumatera Utara. Hutan hujan tropis di sini menjadi rumah untuk puluhan orangutan, harimau sumatera, gajah sumatera, dan badak sumatera.

Hutan Kota Srengseng, Jakarta

Hutan Kota Srengseng adalah kawasan hutan lindung buatan tempat hidup keanekaragaman hayati yang difungsikan sebagai tempat rekreasi untuk umum. Kawasan seluas 15 hektare dengan lebih dari 10 ribu pohon yang terdiri atas 60 spesies pohon berbeda. Ada pohon akasia, pohon mahoni, pohon flamboyan, hingga pohon jati.

 

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Bandung

Pintu masuk Tahura Juanda, sumber: rri.co.id

 

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda ini berada di atas lahan seluas 526 hektare yang berada di Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda dihuni oleh setidaknya 2.500 pohon yang didominasi oleh Pohon Pinus, Bambu, dan berbagai tumbuhan bawah seperti Tekkan. Sedangkan berbagai habitat fauna yang menghuni kawasan ini juga terdiri dari beragam spesies, diantaranya musang, tupai, kera, serta berbagai jenis burung seperti kepodang, kutilang, dan ayam hutan.

Hutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, seperti sebagai penyedia oksigen, penyimpan air, dan habitat bagi berbagai spesies. Oleh karena itu, peringatan Hari Hutan Sedunia menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian hutan.

Konsep ekowisata dalam sektor pariwisata di Indonesia dapat mendukung keberlangsungan hutan-hutan yang ada di Indonesia. Ekowisata tidak hanya menawarkan pengalaman berlibur, tetapi juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga alam sebagai bentuk tanggung jawab pada generasi selanjutnya.

 

Topik Terkait

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar
```