Logo Porosbumi
Rabu,
01 April 2026
LIVE TV

1.500 Rumah di Aceh Utara Kembali Teraliri Air Bersih

PorosBumi 31 Mar 2026, 12:05:48 WIB
1.500 Rumah di Aceh Utara Kembali Teraliri Air Bersih

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) berhasil memulihkan kembali 1.500 sambungan rumah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di tiga desa terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh. Hasil kerja ini dipastikan langsung oleh Menteri PU Dody Hanggodo saat meninjau SPAM Langkahan di Kabupaten Aceh Utara.

Perbaikan SPAM tersebut dilakukan oleh Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan dan Prasarana Kawasan Aceh (BPBPK) menyusul terjadinya banjir dan sedimentasi. Bencana hidrometeorologi tersebut menyebabkan instalasi pengolahan air (IPA) mengalami kelebihan kapasitas, serta mengganggu fungsi intake dan pipa sadap akibat perubahan morfologi Sungai Krueng Jambo Aye.

"Beberapa bulan lalu saya ke sini masih belum seperti ini. Untuk sekarang, intake-nya sudah mulai dibangun walaupun masih darurat. Dan air sudah mulai mengalir ke masyarakat, meskipun memang belum sempurna," kata Menteri Dody, Selasa (24/2).

SPAM Langkahan eksisting yang berlokasi di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Langkahan, memiliki kapasitas 20 liter per detik dengan sumber air baku dari Sungai Krueng Jambo Aye. Fasilitas ini ditujukan untuk melayani sekitar 3.600 sambungan rumah (SR) di Kecamatan Langkahan dan Kecamatan Tanah Jambo Aye.

Pascabencana, layanan air saat ini baru kembali menjangkau sekitar 1.500 SR di tiga desa. Dalam waktu dekat, cakupan layanan ditargetkan bertambah ke tujuh desa lainnya di arah Jambo Aye, dan akan terus dipulihkan secara bertahap hingga mendekati kapasitas awal.

Menteri Dody menjelaskan, pemulihan layanan tidak hanya berfokus pada infrastruktur utama SPAM, tetapi juga pada jaringan pipa distribusi ke rumah-rumah warga yang terdampak langsung oleh material banjir.

"Selain kita menangani masalah SPAM, kita juga harus menangani masalah sambungan ke rumah-rumahnya. Sebab banyak yang tertutup lumpur, ada yang bocor, ada yang harus dipotong dan diganti. Kita upayakan secepatnya supaya layanannya bisa kembali lagi seperti semula," ujar Menteri Dody.

Terkait kualitas layanan, Menteri Dody secara khusus menginstruksikan Kepala Balai Cipta Karya untuk menyempurnakan proses pengolahan air. Ia menilai perlunya penambahan filter dan bahan kimia (chemical) guna mengatasi masalah kekeruhan air, sehingga aman untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat meski masih dalam kondisi tanggap darurat.

Sebagai langkah strategis jangka menengah, Kementerian PU akan membangun SPAM IKK Langkahan baru berkapasitas 50 liter per detik untuk memperkuat sistem eksisting yang telah melampaui kapasitas optimal. Pembangunan konstruksi ditargetkan dapat dimulai pada awal Tahun Anggaran 2026.

"Sementara waktu, kita akan menambah lagi SPAM di sampingnya dengan kapasitas 50 liter per detik. Untuk yang eksisting tetap kita manfaatkan kapasitasnya 20 liter per detik. Ditambah 50 liter per detik, mudah-mudahan seluruh masyarakat di daerah ini bisa terlayani kebutuhan air bersihnya selama 24 jam," tegas Dody.

Fasilitas baru tersebut akan berlokasi bersebelahan dengan SPAM eksisting dengan desain yang lebih compact, modern, dan efisien untuk memudahkan operasional oleh PDAM Tirta Pase selaku pihak operator. Pembangunan ini mencakup IPA baja, bangunan intake, jaringan pipa transmisi dan distribusi utama, reservoir beton berkapasitas 600 meter kubik, hingga rumah pompa dan bahan kimia.

Melalui pemulihan SPAM Langkahan eksisting dan pembangunan SPAM Langkahan baru dengan kapasitas lebih besar, Kementerian PU memastikan layanan air minum di Aceh Utara kembali andal sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur dasar terhadap risiko bencana hidrometeorologi di masa mendatang.

Topik Terkait

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar
```