Logo Porosbumi
02 Okt 2026,
02 October 2026
LIVE TV

Suyudi Ario Seto, Calon Tunggal Kapolri Spesialisasi Membongkar Kasus Kriminal dan Narkoba

PorosBumi 01 Okt 2026, 11:07:33 WIB
Suyudi Ario Seto, Calon Tunggal Kapolri Spesialisasi Membongkar Kasus Kriminal dan Narkoba

KOMISI III DPR RI telah menyetujui secara aklamasi pengangkatan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Kamis, 1 Oktober 2026.

Komjen Pol Suyudi Ario Seto dikenal luas sebagai perwira tinggi kepolisian yang memiliki spesialisasi panjang di bidang reserse kriminal.

Lulusan Akpol 1994 ini membangun sebagian besar kariernya di unit-unit elit seperti Resmob dan Jatanras, sebelum akhirnya disetujui DPR RI menjadi Kapolri baru.

Sebelum memimpin komando kewilayahan dan lembaga nasional, ia menduduki berbagai posisi strategis di bidang reserse dan penyidikan lintas tingkatan. Memulai langkah di lapangan sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya dan Kanit Jatanras Polda Metro Jaya.

Kariernya menanjak menjadi Kasat Reskrim di tiga wilayah penting, yakni Polres Metro Jakarta Selatan, Polres Metro Tangerang Kota, dan Polres Metro Jakarta Barat.

Puncaknya di tingkat daerah adalah saat ia menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Metro Jaya pada tahun 2019. Di tingkat pusat, ia pernah memegang tongkat kepemimpinan sebagai Kanit Resmob Bareskrim Polri.

Ia juga dipercaya mengomandani unit khusus di Bareskrim dengan menjabat sebagai Wadirtipideksus (Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus) dan Wadirtipidsiber (Wakil Direktur Tindak Pidana Siber).

Deretan Kasus Besar yang Pernah Ditangani
Pengalamannya mencakup penanganan berbagai kasus mulai dari kejahatan konvensional, siber, penyerangan fisik, hingga jaringan narkoba lintas negara.

Saat menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Suyudi memimpin tim gabungan yang berhasil mengungkap dan menangkap dua oknum polisi pelaku penyiraman terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan, setelah kasus tersebut sempat menemui jalan buntu selama hampir 2,5 tahun.

Pada 2020, timnya sukses membongkar dan meringkus kelompok John Kei menyusul aksi penyerangan brutal bermotif konflik personal di kawasan Green Lake City, Tangerang, dan Cengkareng.

Saat mengemban amanat sebagai Kepala BNN, ia memimpin operasi besar yang menggagalkan penyelundupan narkotika lintas negara sebanyak 2 ton sabu-sabu.

Ia secara agresif mengejar jaringan buronan internasional ini hingga ke Kamboja, menyita total belasan ton barang bukti narkotika sepanjang masa tugasnya serta membekukan aset tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai ratusan miliar rupiah.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, meminta persetujuan langsung kepada seluruh anggota komisi yang mewakili delapan fraksi setelah berkonsultasi dengan para ketua kelompok fraksi (kapoksi), Ketua MKD, dan pimpinan DPR.

Seluruh anggota serempak menyatakan "Setuju". Persetujuan ini diambil dalam rapat pleno setelah Komjen Suyudi menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Langkah cepat ini menindaklanjuti Surat Presiden (Surpres) Nomor R-57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 yang dikirimkan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang berisi usulan pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan penunjukan Komjen Suyudi sebagai calon tunggal Kapolri.

Setelah disepakati di tingkat komisi, DPR langsung menjadwalkan mekanisme berikutnya untuk membawa hasil keputusan ini ke Rapat Paripurna DPR RI demi mendapatkan pengesahan resmi lembaga sebelum pelantikan oleh Presiden.

Diketahui, saat memaparkan visi-misinya, Komjen Suyudi yang pernah menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI ini mengusung tema "Polisi Bersama Masyarakat" sebagai arah utama transformasi kultural dan doktrin kepemimpinannya di institusi Polri.

Topik Terkait

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar
```