Logo Porosbumi
11 Mei 2026,
11 May 2026
LIVE TV

Membersamai Anak Belajar dan Bengcengkrama dengan Alam di Jambore Mapala Stacia UMJ

PorosBumi 11 Mei 2026, 07:17:36 WIB
Membersamai Anak Belajar dan Bengcengkrama dengan Alam di Jambore Mapala Stacia UMJ

PAGI hari itu, belasan anak nampak mengelilingi sebuah kawasan hutan di daerah Sentul, Bogor, Jawa Barat. Didampingi orang tuanya, anak-anak tadi mendirikan tenda di bawah hutan monokultur Albasiah, mengikuti pendidikan karakter anak lewat pengetahuan keragaman hayati yang diberikan langsung di alam bebas.

Salah satu fasilitator dari Biodiversity Warriors pada sambutannya menjelaskan kepada anak-anak, bahwa pohon Sengon sering disebut juga sebagai Jeungjing di Jawa Barat atau Silk Tree dalam bahasa Inggris.

Albasiah atau yang lebih dikenal dengan nama Sengon (Albizia chinensis) adalah pohon peneduh dan penghasil kayu cepat tumbuh yang populer di Indonesia. Pohon ini juga bermanfaat menyuburkan tanah karena akarnya mampu mengikat nitrogen melalui simbiosis dengan bakteri Rhizobium.

Sang fasilitator juga dengan telaten menjelaskan makna tanah, udara serta air, hingga menggambarkan kepada anak-anak kalau bumi itu ibarat kebun binatang raksasa, yang isinya bukan cuma singa dan jerapah. Selain itu juga dijelaskan beberapa manfaat beberapa pohon sekitar lokasi, di antaranya pohon nangka, pisang, bambu, mangga, babadotan, termasuk rumput yang diinjak.

Mic Syarif yang sering dipanggil Emak, fasilitator lainnya menambahkan penjelasan detil, tentang mengapa pohon memiliki bunga, soal semut di atas rumput, di sungai ada ikan, keragaman burung, jamur yang menempel di pohon sampai bakteri yang tidak kelihatan. Semua mahluk yang ada di alam beda-beda bentuk, warna, dan caranya hidup dijelaskan dalam bahasa yang mudah dimengerti oleh anak.

Mic Syarif menjelaskan semua itu sambil mengajak anak-anak berkeliling, melihat dan bercengkrama dengan keanekaragaman hayati yang ada di sekitar puluhan tenda camping yang berdiri. Sebelumnya anak-anak juga diajak olah raga pagi dengan bermain bola di atas rumput di bawah tanaman Albasiah.

Agus Supadmo yang juga menjadi fasilitator dalam kegiatan ini nampak sangat senang melihat antusiasme anak yang begitu riang gembira dalam belajar di alam. Kata dia, kegiatan ini adalah salah satu rangkaian acara Jambore Mapala Stacia Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

"Sebelumnya sudah sering dilakukan kegiatan seperti ini, salah satunya seperti Stacia Pantai Abis dan beberapa kegiatan lainnya yang juga di alam bebas dengan tema yang berbeda-beda tentunya," tutur Supadmo yang juga senior Mapala Stacia UMJ.

Dalam tanggapannya beberapa orang tua mengaku senang anaknya mengikuti kegiatan ini, ada hadiah juga yang diberikan secara langsung. "Terima kasih kepada beberapa sponsor yang tidak bisa disebutkan satu bersatu yang berkontribusi, sehingga Jambore ini bisa terselenggara," ujar Faddy Maretha, ketua pelaksana Jambore.

Ranadilla, salah satu anak yang menjadi peserta mengaku senang, bahkan dia mendapatkan penjelasan dari ayahnya yang juga gemar berkegiatan di alam. "Bersyukurlah kita dapet makanan, udara bersih, air serta obat dari alam, yang Allah SWT ciptakan," celotehnya.

"Alam ini kayak Lego, kalau hilang satu-satu lama-lama nggak bisa main lagi. Termasuk air yang kita ada di sini, bisa tercemar jika semua tidak bisa menjaga kualitas air," ujar sang ayah kepada Ranadilla. (fadlik al iman)

Topik Terkait

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar
```