- Polusi Udara Meningkatkan Risiko dan Memperburuk Kondisi Penderita MND
- Sistem Pertahanan Tubuh Dapat Menentukan Seberapa Sakit Kita Saat Terserang Flu
- Aspek Hukum Clear, KPK Dukung KemenPKP Optimalkan Lahan Meikarta untuk Rusun Bersubsidi
- BRIN - OceanX Identifikasi 14 Spesies Megafauna dan Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara
- Bantuan Bencana Sumatera Didominasi Makanan Instan, Kesehatan Anak Jadi Taruhan
- Krisis Makna di Balik Identitas Starbucks di Era Digital
- Mengapa Komunikasi PAM Jaya Perlu Berubah
- Krisis BBM Pertamina, Ketika Reputasi, Identitas, dan Kepercayaan Publik Bertabrakan
- Greenpeace-WALHI: Pencabutan 28 Izin Perusahaan Pasca Banjir Sumatera Harus Transparan dan Tuntas
- KemenPU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Berikan Pendampingan Petani untuk Merawat Sapi

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Melihat kondisi Kota Cantik yang selalu kekurangan pasokan daging sapi, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangka Raya berencana melakukan pendampingan petani dalam merawat sapi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangka Raya, Ikhwansyah SSos menjelaskan, selama ini yang menjadi kendala kurang berkembangnya peternakan sapi di kota cantik disebabkan kurangnya bimbingan dari pemerintah.
“Selama ini pemerintah hanya memberikan bantuan sapi, tapi tanpa ada pendampingan dan bimbingan kepada petani. Sehingga, pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya tidak berjalan maksimal,” tuturnya, kemarin.
Baca Lainnya :
- ESDM Siapkan Bantuan Elpiji 3 Kg untuk Petani0
- ESDM Siapkan Bantuan Elpiji 3 Kg untuk Petani0
- RUU Pertembakauan Harus Jadi Solusi bagi Petani hingga Perusahaan0
- Nilai tukar petani turun 0,58 persen pada Februari0
- Fungsi Koperasi Unit Desa Harus Memberikan Keuntungan Bagi Petani0
Untuk itu, pihaknya akan segera mengusulkan untuk mendatangkan tutor dari beberapa kabupaten tetangga yang dirasa baik dalam pengelolaan dan budidaya sapi. Nantinya ilmu dari tutor tersebut akan ditularkan ke semua penyuluh yang dimiliki dinasnya dan setelah itu baru dibagikan ke petani.
“Kita akan mengusulkannya pada APBD Perubahan nanti, tetapi jika masih belum dapat terealisasi kita akan mengusulkannya pada APBD Murni tahun 2018,” ujarnya. Dia berharap melalui pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) dapat benar-benar membawa perubahan. Seperti halnya pengelolaan ternak di Kabupaten Balangan yang dikunjunginya beberapa waktu lalu.
Di Kabupaten Balangan, peternakan dikelola sangat baik, mulai dari kondisi kandang sampai pengelolaan limbah baik cair maupun padat. “Semoga kita bisa menirunya, walau nantinya aplikasinya berbeda karena kita melalui pemberdayaan masyarakat yang diberi bantuan bibit sapi untuk dikembangbiakan,” tandasnya. (awa/uyi)
sumber : kalteng.prokal.co
.jpg)
1.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)

.jpg)

