Antonius Azwar Gantikan Iding Pardi Sebagai Dirut KPEI
JAKARTA- Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal Indonesia melakukan
perombakan besar besaran pada jajaran Direksi hingga akhir Juni mendatang.
Terbaru, Antonius Herman Azwar ditetapkan sebagai direktur
utama Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 lembaga penyelesaian transaksi itu pada
tanggal 22 Juni 2026.
Antonius menduduki kursi yang didudukui oleh Iding
Pardi. Sedang Iding akan ditetapkan sebagai Direktur pengembangan Bursa Efek
Indonesia (BEI) dalam RUPST tahun buku 2025 operator pasar modal Indonesia itu pada
tanggal 29 Juni 2029.
Baca Juga
Selain Antonius, RUPST KPEI juga mendapuk Satya Birawa
selaku Direktur Kliring, Penjaminan dan Pengawasan KPEI. Sebelumnya Satya
menjabat sebagai Kepala Audit Internal KPEI.
Sedangkan Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen
Proyek KPEI diduduki oleh Irmawati, mantan Direktur Utama Pefindo.
Posisi Direktur Keanggotaan, Riset, dan Dukungan
Bisnis ditempat oleh Ignatius Denny Wicaksono. Denny sebelumnya menjabata
sebagai kepala divisi pengembangan bisnis BEI.
Mengutip keterangan resmi KPEI, Selasa(23/6/2026)
bahwa pengangkatan jajaran Direksi baru ini
sejalan dengan penguatan struktur organisasi Perseroan untuk mendukung
kebutuhan bisnis dan pengembangan layanan yang semakin kompleks.
“Melalui kepemimpinan
Direksi baru, KPEI akan menjaga kesinambungan dan berfokus untuk menjadi pilar
utama dalam pasar keuangan Indonesia, dengan mengadopsi standar internasionaldan
mengedepankan efisiensi, keandalan, keamanan, dan peningkatan kepercayaan
pasar. KPEI sebagai CCP akan bertransformasi dari Clearing Provider menjadi Central
Clearing, Risk Management dan Collateral Management Hub yang
mengintegrasikan pasar keuangan domestik, regional, dan global,” kutipan keterangan resmi KPEI.
SRO pasar modal Indonesia lainnya, KSEI(Kustodian
Sentral Efek Indonesia) juga telah menghelat RUPST tahun buku 2025 pada tanggal
18 Juni 2026. Dalam RUPST itu, pemegang saham menyetujui secara aklamasi A.
Fuad Rahmany sebagai Komisaris Utama, Indra Christanto dan Margeret M. Tang sebagai
Komisaris periode 2026–2030.
Dengan demikian Fuad Rahmany dan Indra Christanto mengemban
kembali jabatan selaku jajaran Komisaris KSEI, sementara Margeret M. Tang
menjadi anggota baru Dewan Komisaris KSEI pada periode terbaru.
Adapun BEI akan menggelar RUPST tahun buku 2025 pada
tanggal 29 Juni 2026. Salah satu agendanya penetapan jajaran direksi.
OJK melalui surat nomor SR-10/D.04/2026 tanggal 17 Juni
2026 menetapkan daftar Calon Anggota Direksi BEI masa jabatan 2026–2030 sebagai
berikut:
* Jeffrey Hendrik – Direktur Utama
* Saidu Solihin – Direktur Penilaian Perusahaan
* Irvan Susandy – Direktur Perdagangan dan Pengaturan
Anggota Bursa
* Yulianto Aji Sadono – Direktur Pengawasan Transaksi
dan Kepatuhan
* Abdul Munim – Direktur Teknologi Informasi dan
Manajemen Risiko
* Iding Pardi – Direktur Pengembangan
* Umi Kulsum – Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia,
dan Umum
