Logo Porosbumi
Rabu,
19 August 2026
LIVE TV

Semangat Kemerdekaan RI di Pesta Kecil 18 Tahun Patani: Komitmen Mengawal Swasembada Pangan

Hendri Irawan 19 Agu 2026, 07:57:29 WIB
Semangat Kemerdekaan RI di Pesta Kecil 18 Tahun Patani: Komitmen Mengawal Swasembada Pangan
Ketua Umum Pandutani Indonesia (Patani) Sarjan Tahir (tengah) menyaksikan pemotongan kue ulang tahun ke-18 Patani, oleh Panglima Kampung Patani, Marsda TNI (Purn) Gutomo.

SUASANA suka cita penuh rasa syukur berbalut erat jalinan kekerabatan begitu kental mewarnai pesta kecil peringatan HUT ke-18 Pandutani Indonesia (Patani), Selasa (18/8/2026) siang itu.

Pesta kecil sederhana yang dihajat di salah satu sudut ruang lantai 16 Gedung Smesco UMKM, Gatot Subroto, Jakarta, menjelma menjadi lebih istimewa dan sarat pesan kebangsaan lantaran setiap tahunnya selalu berbarengan dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Mengusung semangat swasembada pangan yang terus digelorakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, pesta kecil siang itu makin penuh makna dan menginspirasi, mengalirkan semangat baru dalam setiap langkah perjuangan.

"Selama 18 tahun perjalanannya Pandutani Indonesia terus berupaya memberi manfaat nyata bagi kebaikan dan kemajuan negeri. Karena memang itulah tujuan utama lahirnya Pandutani Indonesia," ujar Ketua Umum Patani, Sarjan Tahir dalam pengantar singkatnya.

Dalam kesempatan itu, Sarjan sekilas memaparkan progres sejumlah program kerja Patani, mulai dari food estate, pembentukan Kampung Patani, pendampingan petani/nelayan/pelaku UMKM, penambahan Kanwil Patani di daerah-daerah, kemitraan Patani, hingga terlibat dalam carbon trading, penghijauan serta berbagai program dan aksi nyata penyelamatan lingkungan.


Hadirkan Aplikasi Belanja PATANIKU.COM

Manapaki usianya yang ke 18 tahun, ada satu capaian Patani yang terasa istimewa. Di tengah hiruk pikuk pasar digital yang kian riuh, Patani kini menghadirkan sebuah platform belanja dengan misi yang lebih dari sekadar transaksi, yakni Pataniku.com.

Platform ini bukan sekadar e-commerce biasa, melainkan sebuah marketplace yang didedikasikan sepenuhnya untuk sektor pangan Indonesia, merangkul para petani langsung ke hadapan konsumen dan pebisnis. 

"Pataniku.com lahir dari sebuah visi sederhana namun mendalam, mengatasi kesenjangan antara produsen dan konsumen di rantai pasok pangan," kata Sarjan. 

Selama ini, tutur Sarjan, para petani seringkali menghadapi tantangan dalam memasarkan produk mereka, mulai dari fluktuasi harga yang tidak menentu, keterbatasan akses pasar, hingga potongan biaya dari para tengkulak yang membuat mereka sulit mendapatkan keuntungan yang layak.

"Di sisi lain, konsumen kerap kesulitan mencari produk segar berkualitas dengan harga transparan. Di sinilah Pataniku.com hadir sebagai solusi, menjembatani dua kutub ini dengan teknologi," tutur Sarjan.


Mengubah Lanskap Pangan, Harga Lebih Adil dan Kualitas Terjaga

Platform pataniku.com beroperasi dengan model yang cukup canggih namun mudah diakses. Petani, baik individu maupun kelompok, dapat mendaftar dan memajang produk-produk pertanian mereka, lengkap dengan informasi harga, lokasi, dan detail produk.

Pembeli, baik itu individu rumah tangga, restoran, katering, atau bahkan supermarket, bisa menelusuri berbagai komoditas, melakukan pemesanan, dan produk akan diantar langsung dari sumbernya. Lantas, apa yang membuat pataniku.com menarik?

Tentunya, dengan memotong rantai distribusi yang panjang melalui pataniku.com, petani bisa mendapatkan harga yang lebih baik untuk kerja keras mereka, sementara pembeli dapat memperoleh produk segar dengan harga yang kompetitif. Kontrol kualitas juga lebih mudah terjaga karena produk langsung dari tangan pertama.

Kini, petani di pelosok pun bisa menjangkau pembeli di kota besar. Pataniku.com membuka gerbang pasar yang lebih luas, memberikan kesempatan bagi produk-produk lokal berkualitas untuk bersaing dan dikenal. Ini adalah demokratisasi pasar pangan, di mana setiap petani punya kesempatan yang sama.

Setiap transaksi di pataniku.com tercatat, menciptakan ekosistem yang lebih transparan. Pembeli bisa tahu dari mana asal produk mereka, sementara petani bisa membangun reputasi digital yang kuat, didukung ulasan dan rating dari pelanggan.

Pataniku.com juga berupaya mengoptimalkan sistem logistik. Dengan adanya data permintaan dan penawaran yang terpusat, pengiriman bisa direncanakan lebih efisien, mengurangi limbah pangan dan biaya transportasi.

Lebih dari sekadar platform jual-beli, Pataniku.com juga menjadi alat edukasi. Petani dapat belajar tentang tren pasar, jenis komoditas yang diminati, dan bahkan teknik budidaya yang lebih efektif berdasarkan umpan balik dari pasar.
 
Pataniku.com adalah bukti nyata bahwa teknologi bisa menjadi pahlawan bagi sektor-sektor tradisional. Ini adalah langkah maju untuk ketahanan pangan nasional, memastikan bahwa hasil bumi Indonesia sampai ke setiap meja makan dengan segar, adil, dan berkelanjutan.

"Dengan adanya pataniku.com, harapan akan ekosistem pangan yang lebih efisien, transparan, dan memberdayakan kini bukan lagi mimpi, melainkan kenyataan yang bisa kita akses di ujung jari," timpal Sekretaris Utama Patani, Andi Yazi.

Hadirnya platform belanja pataniku.com di HUT ke 18 Patani selaras dengan semangat membangun negeri. Semangat untuk menumbuhkan kembali komitmen perjuangan dalam upaya memperkuat ketahanan pangan Indonesia yang lestari.

"Melalui perayaan ulang tahun ini, Patani berharap dapat menanamkan kesadaran dan kebanggaan akan potensi besar pertanian Indonesia. Swasembada pangan bukanlah sekadar impian, melainkan sebuah tujuan yang dapat dicapai melalui kerja keras, inovasi, dan kolaborasi yang sinergis," kata Panglima Kampung Patani, Marsda TNI (purn) Gutomo.

Pada akhirnya, pesta kecil HUT ke 18 Patani dan hadirnya platform pataniku.com bukanlah sekadar perayaan atas sebuah pencapaian, tetapi juga sebuah manifestasi dari semangat kebersamaan dan kerja sama dalam menjaga kedaulatan pangan Indonesia.

Ke depan, Pandutani semakin teguh dalam komitmennya untuk menjadi pelopor dalam gerakan pertanian berkelanjutan. Segenap pengurus dan anggota Patani berharap dapat terus berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta menginspirasi generasi muda untuk terjun ke dalam sektor pertanian dengan semangat yang berkobar.

Topik Terkait

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar
```