- Polusi Udara Meningkatkan Risiko dan Memperburuk Kondisi Penderita MND
- Sistem Pertahanan Tubuh Dapat Menentukan Seberapa Sakit Kita Saat Terserang Flu
- Aspek Hukum Clear, KPK Dukung KemenPKP Optimalkan Lahan Meikarta untuk Rusun Bersubsidi
- BRIN - OceanX Identifikasi 14 Spesies Megafauna dan Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara
- Bantuan Bencana Sumatera Didominasi Makanan Instan, Kesehatan Anak Jadi Taruhan
- Krisis Makna di Balik Identitas Starbucks di Era Digital
- Mengapa Komunikasi PAM Jaya Perlu Berubah
- Krisis BBM Pertamina, Ketika Reputasi, Identitas, dan Kepercayaan Publik Bertabrakan
- Greenpeace-WALHI: Pencabutan 28 Izin Perusahaan Pasca Banjir Sumatera Harus Transparan dan Tuntas
- KemenPU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Relawan Gabungan SARMMI dan Warga Pulihkan Jaringan Pipa Air Bersih Desa Aek Ngadol Tapsel

AKHYAR STONE
Relawan SARMMI
Laporan dari Tapanuli Selatan
TAPANULI SELATAN - Setelah berjibaku selama 3 hari, relawan yang tergabung di Posko Kemanusiaan SARMMI (SAR Mapala Muhammadiyah Imdonesia) bersama warga berhasil memulihkan jaringan pipa utama air bersih sepanjang 2 kilometer di Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, pada Rabu, 17 Desember 2025.
Pengerjaan pemulihan jaringan pipa dipimpin warga setempat. Hari pertama dipimpin tokoh pemuda bernama Deindra Hutagalung. Hari kedua hingga selesai dipimpin mantan Kepala Desa Aek Ngadol, Mara Agian Siagian.
"Selain melintasi hutan, sungai, dan perbukitan, ada bagian aliran pipa yang terbenam lumpur sampai 2 meter. Sebelum banjir tempat aliran pipa ini sawah," ujar Akhyar Stone, salah satu relawan SARMMI.

Sementara relawan di Posko Kemanusiaan SARMMI yang turun ke lapangan berasal dari Mapala UMY, Mapala Stacia UMJ, Sapta Pala Jakarta, Himadikum UMRI, Kompel UMTS. Turut pula membantu pengerjaan pipa tim dari Relawan Nusantara.
Selain mengalirkan air ke rumah-rumah warga, pipa ini juga mengalirkan air ke Masjid Babusalam Aek Ngadol dan SMK Negeri 1 Batang Toru. Masjid Babusalam sekarang dipakai untuk dapur umum yang dikelola relawan dari semacam komunitas masjid Jatim dan Jateng. Lokasinya tepat di depan posko SARMMI.
"Menangani korban bencana, memang tak bisa sendirian. Tapi harus melibatkan banyak pihak yang saling bekerja sama dengan pendekatan multidisiplin ilmu. Ada tim relawan yang fokusnya masak, ada yang berada di lapangan untuk masang pipa, ada yang fokus di kesehatan, dan banyak lagi yang lainnya," kata Akhyar Stone.
Air bersih adalah kebutuhan pokok warga yang menjadi korban bencana alam. Kekurangan air bersih bakal membuat warga tambah merana. Tanpa air bersih, kehidupan warga sulit pulih. Kini, dengan selesainya perbaikan jaringan pipa utama air bersih di Desa Aek Ngadol, kehidupan warganya juga bakal berangsur pulih.
.jpg)
1.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)

.jpg)

