Breaking News..
- Polusi Udara Meningkatkan Risiko dan Memperburuk Kondisi Penderita MND
- Sistem Pertahanan Tubuh Dapat Menentukan Seberapa Sakit Kita Saat Terserang Flu
- Aspek Hukum Clear, KPK Dukung KemenPKP Optimalkan Lahan Meikarta untuk Rusun Bersubsidi
- BRIN - OceanX Identifikasi 14 Spesies Megafauna dan Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara
- Bantuan Bencana Sumatera Didominasi Makanan Instan, Kesehatan Anak Jadi Taruhan
- Krisis Makna di Balik Identitas Starbucks di Era Digital
- Mengapa Komunikasi PAM Jaya Perlu Berubah
- Krisis BBM Pertamina, Ketika Reputasi, Identitas, dan Kepercayaan Publik Bertabrakan
- Greenpeace-WALHI: Pencabutan 28 Izin Perusahaan Pasca Banjir Sumatera Harus Transparan dan Tuntas
- KemenPU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
◀
▶
Pilot Boeing Rekam Penampakan UFO Menari-nari di Langit Mesir

KAIRO – Pilot pesawat komersial merekam penampakan beberapa UFO di langit malam saat terbang di atas Mesir.
Sebuah video yang diambil dari dalam kabin memperlihatkan beberapa bola bercahaya seolah menari-nari di sekitar pesawat Boeing 747.
Kapten Van Pangemanan membagikan klip tersebut di saluran YouTube-nya, mengatakan bahwa UFO-UFO itu berkelap-kelip, seolah-olah ingin menyampaikan pesan.
“Kami pikir cahaya itu adalah pesawat, tetapi tidak ada di radar kami,” katanya dikutip dari laman MailOnline, Rabu (20/11/2024).
“Lalu kami pikir mungkin itu bintang, tetapi bintang-bintang berkelap-kelip dengan cepat dan bintang-bintang itu tidak bergerak,” bebernya.
Dalam videonya, yang diambil sekitar pukul 5 pagi waktu setempat setelah pesawat berangkat dari Jeddah di Arab Saudi, UFO-UFO itu terlihat bergoyang atau bergoyang di udara. Kemudian UFO meredup seolah bersembunyi di balik awan di bawahnya.
Menurut Kapten Van Pangemanan, cahaya UFO berbentuk bola itu muncul sekitar 30 menit setelah lepas landas dan jelajah normal. Ketika itu dia sedang menikmati sarapan pagi di kokpit pesawat.
“Cahaya UFO di depan kita bergerak bebas. Cahaya UFO bersinar dalam waktu lama dan bergerak,” sebutnya.
Beberapa orang berpendapat itu adalah meteor dari hujan meteor Perseid menghasilkan cahaya tersebut. Namun, Kapten Van Pangemanan yakin pergerakan UFO terlalu beragam untuk dijelaskan oleh bintang jatuh.
Menurut astronom dan editor Old Farmer's Almanac Bob Berman, biasanya hujan meteor Perseid dimulai pada pertengahan Juli. Penampakan semakin intensif di musim panas hingga badai bintang jatuh mencapai puncaknya antara 11-13 Agustus.
Asal muasal atau titik radian meteor Perseid kira-kira berada di timur laut dekat konstelasi Perseus, yang menjadi asal muasal nama peristiwa tahunan tersebut.
Namun, asal muasal peristiwa langit yang sebenarnya adalah puing-puing yang ditinggalkan oleh komet 109P/Swift-Tuttle, yang lintasannya berpotongan dengan Bumi setiap musim panas.
Mengingat Kapten Van Pangemanan dan penerbangan Max Air Ltd miliknya sedang melakukan perjalanan ke arah barat daya dengan Boeing 747 dari Jeddah ke Abuja, Nigeria, UFO di luar sisi kanan kokpit mereka akan menunjuk ke arah umum hujan meteor.
Selama puncak hujan meteor di bulan Agustus, pengamat langit yang bebas dari polusi cahaya perkotaan terkadang dapat menyaksikan sebanyak 100 bintang jatuh di atas kepala setiap jam.
Dalam unggahan di saluran YouTube-nya, Kapten Van Pangemanan membuka kesempatan bagi para penggemarnya untuk membantu memecahkan misteri itu, dengan bertanya: “Silakan cari tahu sendiri, mungkin Anda dapat mengidentifikasi Objek Terbang ini.”
Pilot dan vlogger itu juga memberikan beberapa detail tambahan tentang waktu penampakan, dengan menyatakan bahwa penampakan itu terjadi 30 menit setelah lepas landas.
Dalam komentar di bawah unggahan YouTube-nya, pilot lain ikut berbagi cerita tentang penampakan UFO yang sama mengerikannya saat bertugas.
"Saya dulu menerbangkan 747. Saya menyaksikan jenis cahaya yang sama terbang di atas laut Jepang dalam perjalanan ke Korea," kata seorang pilot bernama Paul Bishop.
"Sebulan kemudian, pilot lain memberi tahu saya bahwa dia menyaksikan hal yang sama di atas Pasifik dan yang lain mengatakan dia melihatnya di atas Kanada," tambahnya.
DailyMail.com telah menghubungi Kapten Van Pangemanan untuk mencari informasi lebih lanjut tentang penampakan itu dan akan memperbarui artikel ini setelah mereka membalas.
Menurut akun Instagram-nya, pilot itu memiliki 32 tahun pengalaman terbang dan memiliki lebih dari 130.000 pengikut. (wib)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments
.jpg)
1.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)

.jpg)

