Logo Porosbumi
17 Mar 2026,
17 March 2026
LIVE TV

Mentan Amran Murka! Temukan Sawah dan Alsintan Nggak Dirawat di Maros

Reporter: Yani Andriyansyah 17 Mar 2026, 19:11:05 WIB
Mentan Amran Murka! Temukan Sawah dan Alsintan Nggak Dirawat di Maros
Video Mentan Amran murka saat sidak di Maros menemukan sawah dan alsintan tak dirawat ramai di platform TikTok. (dok tiktok @lambetani)

Di tengah keheningan minggu tenang jelang Idulfitri, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman justru bikin 'gempar' di Maros, Sulawesi Selatan. Bukan tanpa alasan, kegaduhan itu muncul gara-gara kondisi sawah dan alat mesin pertanian (alsintan) negara yang bikin miris.


Saat itu, Senin, 16 Maret 2026, Mentan Amran niatnya mau meninjau kesiapan produksi benih padi di salah satu unit pelaksana teknis (UPT) Kementan. Tapi, yang awalnya cuma inspeksi rutin, malah jadi momen evaluasi mendadak yang bikin tegang. Pemandangan di sana jauh dari kata siap.


Bayangin aja, sejumlah alsintan yang seharusnya jadi tulang punggung pertanian, malah teronggok kotor berlumur lumpur, seolah sudah lama tak tersentuh perawatan. Traktor-traktor gagah itu kini jadi saksi bisu minimnya kepedulian. Video Mentan Amran murka saat sidak di Maros pun viral di platform TikTok. 


Pertanyaannya, salah tidak kamu lakukan semua itu? Biasa memang begitu dari dulu? Sudah pakai (alsintan) tidak cuci. Ini kotornya. Tidak boleh masuk di sini (tempat penyimpanan alsintan) kalau tidak dicuci. (Alsintan) itu harus diperbaiki. Ini mahal. Dan tahu itu? Itu uangnya rakyat, uangnya masyarakat Indonesia, tegas Mentan Amran dengan nada tegas, membuat para pegawai tertunduk lesu.


Bukan cuma soal disiplin, Mentan Amran melihat ini sebagai refleksi kurangnya kepedulian terhadap aset negara. Tahu gak? Ini ketidakpedulian. Setiap baut itu adalah uang rakyat, pajak rakyat, tegasnya, mengingatkan betapa berharganya setiap bagian dari alsintan itu.


Kondisi sawah tak kalah memprihatinkan. Lahan yang seharusnya jadi percontohan pengembangan benih padi di Sulawesi, justru terlihat tergenang air dan tak terkelola optimal. Kenapa tidak pompa? Kenapa tidak kerja? Masa begini? Kamu harus jadi percontohan Pulau Sulawesi, nah kamu yang paling jelek. Ini uang negara, ujarnya penuh kekecewaan.


Melihat semua kejanggalan ini, Mentan Amran langsung bergerak cepat. Sanksi tegas menjadi pilihannya. Ia memerintahkan agar pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan fasilitas dan alsintan di lokasi itu diberi peringatan keras. Sudah berapa lama kerja di sini? Begitu memang cara kerjamu dari dulu? Ini kasih dia SP3 ini, peringatan terakhir, tukasnya. 

@lambetani Pak Mentan Amran langsung berikan sanksi tegas pada semua pegawai BRMP yang didapati tidak melaksanakan tugas dengan benar, Mantap Pak  #andiamransulaiman #sp3 #sulsel #sidak  #marah ♬ suara asli  - LambeTani


Bahkan, tanpa basa-basi, Mentan Amran langsung menghubungi Kepala Biro Organisasi dan SDM Aparatur Kementan saat itu juga, memastikan tindakan disiplin segera digulirkan. Itu kasih peringatan yang di sini, SP3 di Maros. Kasih juga peringatan pimpinannya. Kasih peringatan semua. Ini tidak ada dilaksanakan yang saya umumkan dari Subang, Sukamandi. Coba cek semua, begitu tidak ikut perintah, saya kasih peringatan, ancamnya, menegaskan bahwa tidak ada kompromi bagi kelalaian.


Ini adalah pesan keras dari Mentan Amran. Alsintan, yang merupakan investasi besar dari uang rakyat untuk meningkatkan produktivitas pertanian, harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Begitu pula fasilitas perbenihan negara, yang memegang peran vital dalam ketahanan pangan nasional, wajib dikelola dengan disiplin tinggi.


Langkah tegas ini bukan hanya peringatan, tapi juga penegasan bahwa pengawasan terhadap aset negara akan semakin ketat. Bagi Mentan Amran, berpihak pada petani berarti juga bertanggung jawab penuh atas setiap rupiah uang rakyat yang digelontorkan untuk kemajuan sektor pertanian. (yans)

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar
```