- Polusi Udara Meningkatkan Risiko dan Memperburuk Kondisi Penderita MND
- Sistem Pertahanan Tubuh Dapat Menentukan Seberapa Sakit Kita Saat Terserang Flu
- Aspek Hukum Clear, KPK Dukung KemenPKP Optimalkan Lahan Meikarta untuk Rusun Bersubsidi
- BRIN - OceanX Identifikasi 14 Spesies Megafauna dan Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara
- Bantuan Bencana Sumatera Didominasi Makanan Instan, Kesehatan Anak Jadi Taruhan
- Krisis Makna di Balik Identitas Starbucks di Era Digital
- Mengapa Komunikasi PAM Jaya Perlu Berubah
- Krisis BBM Pertamina, Ketika Reputasi, Identitas, dan Kepercayaan Publik Bertabrakan
- Greenpeace-WALHI: Pencabutan 28 Izin Perusahaan Pasca Banjir Sumatera Harus Transparan dan Tuntas
- KemenPU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Memanfaatkan Alam Sekitar Kita

Jakarta (09/02) – Perkembangan internet yang cukup pesat serta social media yang yang semakin digandrungi bisa dijadikan sebagai senjata utama untuk promosi. Instagram adalah salah satu dari berbagai macam sosmed, fitur yang tersedia di instagram juga cukup menarik. Foto merupakan elemen penting yang ditonjolkan oleh sosmed tersebut.
Belakangan ini sosmed Instagram cukup menarik untuk dibahas Karena sosmed tersebut menjadi trend sendiri dikalangan anak muda. Explore sebagai hastag saat kita mengupload foto bisa dilihat banyak olang diseluruh dunia. Menariknya lagi sekarang tiap-tiap daerah memliki potensi wisata yang sangat indah dan unik bila kita mencermati, berselancar di dunia Instagram contoh #explorejoga #explorejakarta wisata-wisata yang belum terjamah ataupun istilahnya masih murni menjadikan destinasi yang unik untuk kita kunjungi.
Selain Jogja maupun Jakarta coba kita search daerah mana yang akan kita cari mesti banyak sekali foto tempat destinasi wisata yang anti mainstream. Banyak daerah yang menjadi terkenal gara-gara Instagram sebut saja umbul pongok di Klaten Jawa Tengah, Kali Biru Kulon Progo Yogyakarta. Siapa yang menyangka dulu akan setenar seperti sekarang. Tempat wisata tersebut masih dikelola oleh Desa setempat dan pada awal kemunculannya akses ataupun prasarananya cukup seadanya, maklum terbatasnya sumber dana menjadi alasannya. Tapi lambat laun tempat-tempat tersebut terus berbenah.
Baca Lainnya :
- Peluang Ekspor0
- HARGA KARET: Berpotensi Stabil di Atas US$2 Pada 20170
- Jaga Harga, Bulog Harus Berperan di Sisi Distribusi0
- APTRI: Bulog Belum Bisa Stabilkan Harga Gula0
- PG Candi Baru Mampu Produksi Gula 33 Ribu Ton per Tahun0
Kedua tempat tersebut adalah beberapa contoh kecil yang mampu menangkap peluang. Daerah lain masih banyak lagi tempat yang lebih bagus untuk dikunjungi. Fenomena explore tempat wisata yang menarik akan terus berkembang kedepannya. Dengan maraknya fenomena tersebut akan mampu membangkitkan ekonomi daerah menjadikan peluang bisnis bagi masyarakat setempat. Tidak perlu menunggu aba-aba atau bantuan dari pemerindah daerah kelolalah dulu dengan swadaya.
Dengan kemajuan teknologi dirahapkan mampu mendobrak pikiran kita untuk lebih kreatif dan produktif. Kelompok-kelompok tani ataupun karang taruna di daerah bisa memanfaatkan ini sebagai peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Dengan terbukanya informasi saat ini tidak menutup kemingkinan daerah anda yang akan menjadi hits dikemudian hari.Mari memanfaatkan alam serta menjaganya tanpa merusaknya.
Oleh : tim desa modern
.jpg)
1.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)

.jpg)

