Logo Porosbumi
Rabu,
01 July 2026
LIVE TV

Karni Ilyas Jadi Komisaris Emiten Tambang Grup Bakrie

abdul aziz 30 Jun 2026, 08:15:43 WIB
Karni Ilyas Jadi Komisaris Emiten Tambang Grup Bakrie
RUPST Tahun Buku 2025 DEWA-PORI

Jakarta- Karni Ilyas, tokoh pers nasional didapuk sebagai komisaris independen PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 pada 29 Juni 2026 di Jakarta.

Menurut Direktur DEWA, Ricardo Silaen bahwa pengangkatan dilandasi jejak rekam Karni dibidang hukum selama ini.

”Ya beliau diangkat menjadi komisaris Independen,” ucap Ricardo saat ditemui media di Jakarta, Senin(29/6/2026).

Dengan demikian susunan pengurus kontraktor tambang milik Nirwan Bakrie ini sebagai berikut :

Presiden Komisaris                                     : Bambang Irawan Hendradi
Wakil Presiden Komisaris (Independen)     : Suadi Atma
Komisaris                                         : Nalinkant Amratlal Rathod

Komisaris                                         : Wisnu Wahyudin Pettalolo
Komisaris                                         : Sorimuda Pulungan
Komisaris (Independen)
                    : Gories Mere
Komisaris (Independen)                    : Agus Suharyono

Komisaris (Independen)                    : Karni Ilyas


Presiden Direktur                              : Teguh Boentoro
Direktur                                            : Ahmad Hilyadi
Direktur                                            : Fredia Yuzirwan
Direktur                                            : Mahmud Samuri
Direktur                                            : Mukson Arif Rosyidi
Direktur                                            : Faruk Fauzi
Direktur                                            : Anny Tjandra
Direktur                                            : Joseph Lembayung
Direktur                                            : Ricardo Silaen

 

RUPST juga memutuskan persetujuan pembagian dividen tunai dengan total sebesar Rp 58,6 miliar  atau Rp1,5 per saham. Nilai tersebut setara  11,4 persen dari Laba inti  tahun 2025 sebesar Rp 514,5 miliar. Untuk tahun 2025, Perseroan mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 4,3 triliun (termasuk one–off item dari goodwill negatif).

Ricardo menyatakam bahwa pembagian dividen perdana  ini merupakan apresiasi terhadap dukungan pemegang saham dan menunjukkan optimisme Perseroan terhadap prospek jangka panjang.

"Pembagian dividen  ini menjadi yang pertama kali dalam sejarah Perseroan, mencerminkan fundamental Perseroan yang semakin kuat sekaligus keyakinan kami terhadap prospek usaha ke depan. Kami akan terus menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada para pemegang saham dan investasi yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Dengan penguatan tata kelola perusahaan, disiplin operasional, serta fokus pada aspek Health, Safety, and Environment (HSE), kami optimistis Perseroan dapat terus meningkatkan kinerja dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan."papar Ricardo.

 

Topik Terkait

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar
```