- Polusi Udara Meningkatkan Risiko dan Memperburuk Kondisi Penderita MND
- Sistem Pertahanan Tubuh Dapat Menentukan Seberapa Sakit Kita Saat Terserang Flu
- Aspek Hukum Clear, KPK Dukung KemenPKP Optimalkan Lahan Meikarta untuk Rusun Bersubsidi
- BRIN - OceanX Identifikasi 14 Spesies Megafauna dan Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara
- Bantuan Bencana Sumatera Didominasi Makanan Instan, Kesehatan Anak Jadi Taruhan
- Krisis Makna di Balik Identitas Starbucks di Era Digital
- Mengapa Komunikasi PAM Jaya Perlu Berubah
- Krisis BBM Pertamina, Ketika Reputasi, Identitas, dan Kepercayaan Publik Bertabrakan
- Greenpeace-WALHI: Pencabutan 28 Izin Perusahaan Pasca Banjir Sumatera Harus Transparan dan Tuntas
- KemenPU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Indofood akan Rambah Produk Kuliner Khas Daerah

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Indofood CBP Sukses Makmur, produsen mie dadak (instant) terbesar di Asia Tenggara, kini merambah produk mi yang dapat menjadi oleh-oleh khas.
Brand Manager Noodle Division Ike Susanti, menjelaskan produk yang dapat menjadi oleh-oleh khas ini tidak lepas dari basis produk mi dadak.
“Dengan mengedepankan aneka rasa yang khas, dan akan dipasarkan hanya di daerah tertentu,” katanya dikutip dari Media Indonesia, Minggu 5 Maret 2017.
Karena itu, jelas Ike Susanti, nantinya seseorang dapat membawa produk mie dadak dengan rasa tertentu itu sebagai oleh-oleh dari daerah tertentu.
Menurut dia, Indofood akan terus mencari rasa kuliner khas tersebut menjadi ikon suatu daerah. Dengan demikian, tambahnya, ke depan akan banyak warga yang membawa oleh-oleh dari Indomie yang memiliki rasa khas kedaerahan.
"Ini, tambahnya akan menjadi terobosan baru oleh-oleh kuliner khas. Jika sebelumnya oleh-oleh berupa makanan khas itu sendiri, ke depan adalah Indomie dengan rasa khas kedaerahan," jelas Ike.
Branch Manager PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Noodel Division Semarang, Devie Permana menambahkan, produk-produk dengan kategori unik ini mengedepankan rasa kuliner khas di suatu daerah.
Ia mencontohkan, mie rasa empal gentong yang hanya dipasarkan di sekitar wilayah Cirebon, atau yang lainnya yang hanya dapat ditemukan di daerah tertentu saja. Ia menyebutkan, pemasaran mie dengan rasa khas ini hanya akan dipasarkan di daerah yang memiliki kuliner khas itu.
Sementara Brand Ambassador Indofood, Nicky Tirta mengusulkan ke depan agar dimunculkan pula rasa rawon.
Baca Lainnya :
- Kementan Terus Urus Kasus Kartel Cabai0
- Semua Desa di Enrekang Dirancang Bebas Asap Rokok0
- Petani Baduy Tanam Albasia Sebagai Tabungan Masa Depan0
- Pusdiklat Kemendagri Adakan Diklat Pengelolaan Keuangan Desa0
- Garam Lokal tak Penuhi Syarat Kualitas Industri0
Sumber : ekonomi.metrotvnews.com
.jpg)
1.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)

.jpg)

